SATPOL PP Denpasar Kembali Melakukan Penertiban Spanduk, Banner, Dan Baliho Kadaluwarsa

SOBATINDONEWS.COM,Bali– Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Denpasar berhasil  menertibkan belasan  spanduk, banner dan baliho   kadaluwarsa Kamis (12/1). Kabid Ketertiban Umum dan Ketenteraman Masyarakat Satpol PP Kota Denpasar Nyoman Sudarsana mengatakan, “penertiban spanduk, banner dan baliho ini menyasar Jalan Bay Pass Ngurah Rai dari Simpang Hang Tuah hingga perbatasan Denpasar-Badung.” Dalam kegiatan itu pihaknya menertibkan sebanyak 2 spanduk, 7 banner dan 2 baliho. Lebih lanjut dikatakan, “penertiban ini  merupakan salah satu kegiatan rutin yang dilaksanakan Satpol PP Kota Denpasar. Kegiatan ini juga merupakan salah satu upaya dalam menjaga kebersihan dan keindahan kota,” ucap Sudardana.

Menurutnya, belasan baliho yang ditertibkan adalah baliho yang sudah lewat masa izin pemasangannya.  Sebelum penertiban dilakukan pihaknya telah melakukan koordinasi bersama-sama elemen masyarakat untuk bersama-sama menurunkan banner, spanduk maupun baliho. Meskipun demikian, masih ada baliho yang sudah kadaluarsa tidak diturunkan pemiliknya.

Lantas bagaimana dengan spanduk babi guling yang ditertibkan dan sempat viral di media sosial? Dewa Nyoman Rai Dharmadi menjelaskan, spanduk tersebut terpasang di sebuah tiang listrik dan sangat mengganggu pemasangan penjor G20 di sepanjang Jalan By Pass Ngurah Rai hingga ke Nusa Dua. Karena itu, spanduk babi guling tersebut dibuka kemudian dipindahkan menempel ke tembok warga sehingga tak mengganggu pemasangan penjor.

Dia memastikan, spanduk tersebut tidak rusak karena dibuka dengan baik sehingga kondisinya masih baik dan utuh. Selanjutnya, spanduk tersebut pun telah diambil oleh pihak pemilik. Satu lagi, ujarnya, warung babi guling tersebut sangat jauh dari lokasi spanduk babi guling tersebut.

Untuk itu penertiban  ini akan terus dilakukan. Hal ini dilakukan untuk mengantisipasi pelanggaran-pelanggaran yang sering dilakukan masyarakat. Tidak hanya itu pihaknya juga mengimbau kepada masyarakat, bagi yang memasang banner, spanduk maupun baliho jika masa izinnya telah habis agar dicabut atau diturunkan sendiri. Hal agar wajah Kota Denpasar tetap bersih aman dan nyaman.

Leave comment

Your email address will not be published. Required fields are marked with *.